Terkait dengan Batik
Batik adalah suatu proses dalam pembuatan karya tekstil yang mempunyai motif/ ragam hias yang terpengaruh dengan asal daerahnya masing masing, pengaruh itu dapat berupa tehnik pewarnaan, jenis motif yang dihasilkan serta fungsi dari kain batik itu sendiri.
Pewarnaan pesisiran ( daerah pesisir pantai) akan berbeda dengan daerah pegunungan atau dataran rendah. dan serta merta mempengaruhi motif/ragam hiasnya, Ragam hias pesisiran akan dipenuhi dengan stilasi gelombang air laut, suasana pantai serta flora fauna di laut dan pantai, maka warna yang dihasilkan akan cenderung kaya warna dan cerah.
Pewarnaan pedalaman lebih mengarah ke warna tanah dan lebih soft dibanding warna pesisiran, warna yang sering dipakai seperti coklat, hijau, biru, kuning, dan paduan warnanya lebih terkesan dinamis, berbeda dengan warna pesisiran yang lebih berani memadu padankan warna warna cerah.
![]() |
| Membatik dengan pemberian lilin pada kain batik setelah proses pewarnaan pertama (klowong) |
Ragam hias pesisiran dipenuhi dengan stilasi gelombang air laut, suasana pantai serta flora fauna di laut dan pantai, serta bila lebih menilik ke ukuran motifnya akan terlihat sangat nampak dan besar, hal ini pula membedakan motif/ragam hias batik pedalaman.seperti gambar stilasi gelombang air laut yang besar, stilasi flora fauna laut yang besar dan paduan warna yang kontras.
![]() |
| Motif Batik Pesisiran dengan stilasi gelombang air laut, dan warna yang kontras |
Ragam hias pedalaman lebih mengarah ke falsafah hidup dan motifnya seringkali berupa stilasi flora fauna daratan yang memiliki makna kehidupan menurut olah rasa kehidupan masyarakat Jawa.
![]() |
| motif batik pedalaman, Batik Sidomukti Surakarta |
Demikian sekilas tentang Motif dan pewarnaan batik yang dapat dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu batik pesisiran dan batik pedalaman, semoga dapat memberikan wacana yang berguna bagi pengembangan batik di Nusantara.


